SHOLAT SUNAH WITIR, QIYAMUL LAIL DAN TARAWIH (1)


fiqihsunah.com - Qiyamul lail adalah ibadah yang ditunaikan di malam hari, walau hanya sesaat. Di dalamnya ada shalat, membaca Al-Qur’an dan ibadah lainnya. Adapun perbedaan sholat tahajud dan sholat qiyamul lain yaitu shalat tahajjud dilakukan sesudah bangun tidur setelah isya. Adapun kalau tidak diselingi dengan tidur disebut dengan shalat qiyamullail.
    Silahkan dibaca juga :

A. Definisi Witir, Qiyamul lail dan Tarawih

1. Sholat Witir, (Arab: صلاة الوتر Sholatul witr) adalah salat sunah yang dikerjakan pada waktu malam hari antara setelah waktu isya dan sebelum waktu sholat shubuh, dengan rakaat ganjil.

2. Qiyamul lail adalah ibadah yang ditunaikan di malam hari, walau hanya sesaat. Di dalamnya ada shalat, membaca Al-Qur’an dan ibadah lainnya. Adapun perbedaan sholat tahajud dan sholat qiyamul lain yaitu shalat tahajjud dilakukan sesudah bangun tidur setelah isya. Adapun kalau tidak diselingi dengan tidur disebut dengan shalat qiyamullail.

3. Tarawih atau Qiyamur Ramadhan adalah shalat sunah yang dikerjakan umat Islam pada setiap malam selama bulan Ramadhan.  Shalat Tarawih boleh dikerjakan sendiri atau berjama’ah. Shalat Tarawih ini dilakukan sesudah shalat 'Isya sampai waktu shubuh.

B. Dalil Witir, Qiyamul lail dan Tarawih
Dalil sholat witir disebutkan dalam hadits shohih,

فعن علي رضي الله عنه أنه قال: إن الوتر ليس بحتم كصلاتكم المكتوبة، ولكن رسول الله صلى الله عليه وسلم أوتر، ثم قال: يا أهل القرآن أوتروا فإن الله وتر يحب الوتر
Dari Ali radhiyallahu’anhu, ia berkata, sesungguhnya sholat witir itu bukan keharusan sebagaiman sholat wajib, namun Rasulullah  shollallahu ‘alahi wa sallam mengerjakan sholat witir, beliau bersabda, wahai ahlul quran, sholat witirlah kalian, sesungguhnya Allah itu witir dan menyukai witir. 

Dalil sholat qiyamul lail disebutkan dalam al-Quran dan hadits,
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. (Al-Isara: 79)

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ , آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ, كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ , وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air, mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah). (Adzariyat: 15-18)

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا , وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. (Al-Furqon: 63-64)

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ , تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan. (As-Sajdah: 15-16)

Dalam hadits shohih disebutkan,

وقال سلمان الفارسي، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: عليكم بقيام الليل فإنه دأب الصالحين قبلكم، ومقربة لكن إلى ربكم، ومكفرة للسيئات، ومنهاة عن الاثم، ومطردة للداء عن الجسد
Berkata Salman Al-Farisi, Rasulullah shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda, Kerjakanlah Qiyamul lail, karena ia kebiasaan orang orang sholeh sebelum kalian, mendekatkan diri kepada Rob, menghapus keburukan, melebur dosa, dan menjadi obat penawar tubuh. 

Dalil sholat tarawih atau qiyamul ramadhan disebutkan dalam hadits,
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 
Barangsiapa yang melakukan qiyam Ramadhan (shalat Tarawih) dengan penuh iman dan mencari ridho Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)

إِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسلِمِيْنَ قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِعيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنْ الذُّنُوبْ كَيَوْم وَلَدَتْهُ أُمُّه
“Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya. (HR : Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abdur Razzaqmeriwayatkannya dari Abu Hurairah)

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة
Barang siapa qiyamul lail bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) qiyam satu malam (penuh).” [HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah, Nasa’i,

C. Keutamaan Witir, Qiyamul lail dan Tarawih 

1. Keutamaan Witir
Keutamaan Witir ialah, merupakan sunah muakadah dan sangat dianjurkan Rasulullah shollallahu ‘alahi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam hadits shohih,
فعن علي رضي الله عنه أنه قال: إن الوتر ليس بحتم كصلاتكم المكتوبة، ولكن رسول الله صلى الله عليه وسلم أوتر، ثم قال: يا أهل القرآن أوتروا فإن الله وتر يحب الوتر
Dari Ali radhiyallahu’anhu, ia berkata, sesungguhnya sholat witir itu bukan keharusan sebagaiman sholat wajib, namun Rasulullah  shollallahu ‘alahi wa sallam mengerjakan sholat witir, beliau bersabda, wahai ahlul quran, sholat witirlah kalian, sesungguhnya Allah itu witir dan menyukai witir.

2. Keutamaan Qiyamul lail
Keutamaan Qiyamul lail berdasarkan dalil dalil diatas yaitu merupakan sunah muakadah, kebiasaan orang sholeh sebelumnya, diangkat derajatnya disisi Allah, pahalanya surga dan diberi perlingdungan Allah Ta’ala.

3. Keutamaan Tarawih
Dari dalil yang telah disebutkan diatas, keutamaan sholat Sunah tarawih yaitu, mendapat pahala qiyamul lail penuh, diampuni dosa dan mendapat pahala yang tak terhingga.

Bersambung - SHOLAT SUNAH WITIR, QIYAMUL LAIL DAN TARAWIH  (2)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SHOLAT SUNAH WITIR, QIYAMUL LAIL DAN TARAWIH (1)"

Post a Comment

Silahkan tulis komentar atau pertanyaan disini atau via email konsultasi@fiqihsunah.com