Ketentuan Zakat Emas Perak, Tabungan atau Deposito dan Saham

fiqihsunah.com - Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan  dan mensucikan  mereka  dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu  ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (At-Taubah: 103)
    Silahkan dibaca juga :

A. DALIL ZAKAT EMAS DAN PERAK
Firman Allah SWT :
وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ، يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ 
Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya banyak dari orang-orang alim dan rahib-rahib mereka benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil, dan (mereka) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih, (ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka Jahannam, lalu dengan itu diseterika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu." (At-Taubah: 34-35)

B. NISHOB DAN KADAR ZAKAT EMAS PERAK

1. Nishob emas
Nishob emas adalah sebanyak 20 dinar (setara dengan 85 gram emas), dan kadar zakat yang wajib dikeluarkan adalah 2,5%.
Ketentuan Zakat Emas

2. Nishob perak
Nishob perak adalah sebanyak 200 dirham (setara 672 gram perak), dan kadar zakat yang wajib dikeluarkan sebanyak 2,5% atau 5 dirham.
Ketentuan Zakat Perak

Demikian juga segala macam jenis harta yang merupakan harta simpanan dan dapat dikategorikan dalam "emas dan perak", seperti uang tunai, tabungan, cek, saham, surat berharga ataupun yang lainnya. Maka nishab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak, artinya jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinya lebih besar atau sama dengan nishab (85 gram emas) maka ia telah terkena wajib zakat (2,5 %).

C. ZAKAT TABUNGAN ATAU DEPOSITO
  ZAKAT TABUNGAN ATAU DEPOSITO

D. ZAKAT SAHAM PERSEORANGAN ATAU PERUSAHAAN
 ZAKAT SAHAM PERSEORANGAN ATAU PERUSAHAAN


E. CONTOH PERHITUNGAN ZAKAT EMAS 
Seseorang memiliki simpanan harta sebagai berikut :
Tabungan
Uang tunai (diluar kebutuhan pokok)
Perhiasan emas (berbagai bentuk)
Utang yang harus dibayar (jatuh tempo)
Rp 15 juta
Rp 2 juta
100 gram
Rp
2 juta
Perhiasan emas atau yang lain tidak wajib dizakati kecuali selebihnya dari jumlah maksimal perhiasan yang layak dipakai. Jika layaknya seseorang memakai perhiasan maksimal 60 gram maka yang wajib dizakati hanyalah perhiasan yang selebihnya dari 60 gram.

Dengan demikian jumlah harta orang tersebut, sbb :
1. Tabungan
2. Uang tunai
3. Perhiasan (100-60=40) gram @ Rp 300.000 X 40
Rp 15.000.000
Rp 2.000.000
Rp 12.000.000
Jumlah
Rp 29.000.000
Utang jatuh tempo
Rp 2.000.000
Saldo
Rp 27.000.000
Besar zakat = 2,5% x Rp 27.000.000 = Rp 675.000,-

Catatan :
Perhitungan harta yang wajib dizakati dilakukan setiap tahun pada bulan yang sama, disarankan setiap bulan Ramadhan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ketentuan Zakat Emas Perak, Tabungan atau Deposito dan Saham"

Post a Comment

Silahkan tulis komentar atau pertanyaan disini atau via email konsultasi@fiqihsunah.com